KEDIRI, iNewsKediri.id - Pemerintah Kota Kediri bersama jajaran Polres Kediri Kota menggelar apel siaga bencana alam guna meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi bencana selama musim hujan, Rabu (4/11).
Apel gabungan yang dipusatkan di halaman Mako Polres Kediri Kota ini diikuti oleh lebih dari 350 personel gabungan dari unsur Kepolisian, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Wakil Wali Kota Kediri bersama Kapolres Kediri Kota turut melakukan pengecekan langsung terhadap sarana dan prasarana peralatan petugas. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan dan kondisi alat agar siap digunakan secara cepat dan terukur jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam mendadak di wilayah Kota Kediri.
Kapolres Kediri Kota, AKBP Kresno Wisnu Putranto, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan ini penting agar petugas dapat bergerak cepat dan terkoordinasi dalam menanggulangi dampak bencana di lapangan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, memetakan ada lima titik wilayah di Kota Kediri yang dinilai rawan mengalami banjir. Selain itu, petugas juga secara intensif memantau kawasan di sepanjang tepi Sungai Brantas yang debit airnya kerap meningkat secara mendadak.
Sebagai langkah mitigasi, petugas gabungan juga telah menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat. Warga diimbau untuk segera menghubungi dinas terkait dan mencari lokasi yang lebih aman apabila terjadi bencana alam di lingkungan sekitar.
Editor : Agung K Jatmiko
Artikel Terkait
