Kebakaran Gudang Sembako, Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Kridaning Jatmiko
Kobaran api di dalam gudang, petuas melakukan upaya pemadaman. Foto : iNewsKediri.id/Jatmiko

KEDIRI, iNewsKediri.id - Kebakaran hebat terjadi pada sebuah gudang tempat penyimpanan sembako dan kertas di Kelurahan Banjaran Kota Kediri, Jawa Timur. Lebih dari 7 unit mobil Damkar dari Pemkot dan Pemkab Kediri diterjunkan untuk memadamkan api. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran, namun akibat peristiwa tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Banyaknya material kertas di lokasi kejadian membuat api semakin cepat membesar, dan sulit dipadamkan.

Dhany Adi Projo , Kepala UPT Damkar Kota Kediri mengatakan bahwa, material di dalam gudang di dominasi oleh kertas, sehingga membuat api cepat membesar, terlebih didukung oleh kondisi cuaca musim kemarau dan hembusan angin yang cukup kencang. Tidak hanya itu, akibat besarnya korban api di dalam gudang, petugas terpaksa menjebol tembok untuk akses penyemprotan air.

“Merespons laporan warga, tim Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Kediri langsung menerjunkan total 5 unit armada ke lokasi kejadian. Armada tersebut terdiri dari 4 unit mobil pemadam (penembak air) dan 1 unit mobil rescue, tidak hanya itu, pemadaman ini juga mendapatkan bantuan dari PMK jajaran Kabupaten Kediri yang mengirimkan tambahan 2 unit mobil pemadam kebakaran guna mempercepat proses penjinakan api,” jelasnya.

Dhani menambahkan, dugaan sementara penyebab kebakaran mengarah pada korsleting atau hubungan pendek arus listrik. Namun, guna memastikan penyebab kebakaran, saat ini petugas damkar dan kepolisian, masih melakukan penyelidikan, untuk mengetahui pasti penyebab kebakaran tersebut.

“Mengenai dugaan penyebab kebakaran, indikasi awal mengarah pada korsleting atau arus pendek listrik yang kerap memicu percikan api di tengah cuaca panas,” imbuhnya.

Kini untuk mengamankan lokasi, petugas kepolisian telah memasang garis polisi.

Editor : Agung K Jatmiko

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network