KEDIRI, iNewsKediri.id - Sebuah arca yang diduga Patung Durga di kawasan Perkebunan Jengkol, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, dilaporkan hilang. Peristiwa dugaan pencurian benda bersejarah ini langsung menjadi atensi prioritas pihak kepolisian.
Hilangnya arca tersebut pertama kali diketahui oleh anggota Pelestari Sejarah Budaya Kadhiri (PASAK), Oki, saat mengunjungi lokasi pada Sabtu sore sekitar pukul 16.46 WIB. Ia mendapati arca berkarakter visual tribhaṅga (sikap tubuh berlekuk menyerupai huruf S) itu sudah tidak berada di tempatnya. Padahal, berdasarkan dokumentasi yang dimilikinya pada 16 Desember 2025, patung peninggalan tradisi Hindu-Jawa tersebut masih ada.
Laporan kehilangan tersebut kemudian diteruskan ke Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Kediri (DK3), Imam Mubarok. Pihak DK3 langsung memverifikasi informasi ke petugas keamanan kawasan Perkebunan Jengkol, Titus dan Asep. Berdasarkan keterangan saksi Jumani (petugas kebersihan), arca tersebut diduga telah dicabut dan hilang sejak Sabtu pagi.
Atas temuan ini, Ketua DK3 langsung berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, serta Kapolres Kediri AKBP Dr. Muh. Wahyudin Latif.
Kapolres Kediri mendesak agar pihak terkait segera membuat laporan resmi, baik ke Polsek Plosoklaten maupun Polres Kediri, agar proses penyelidikan dapat segera berjalan. Pihaknya menegaskan bahwa kasus hilangnya arca ini menjadi perhatian utama kepolisian.
Sementara itu, Ketua DK3 yang akrab disapa Gus Barok menekankan pentingnya pengamanan area lokasi kejadian (status quo), pengumpulan keterangan saksi, serta penelusuran cepat untuk menyelamatkan aset sejarah Kediri tersebut.
Hingga Sabtu malam, pelaku, waktu pasti pemindahan, maupun keberadaan arca tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib dan instansi terkait.
Editor : Agung K Jatmiko
Artikel Terkait
