KEDIRI, iNewsKediri.id - Bandara Internasional Dhoho Kediri dinilai siap menjadi embarkasi penerbangan haji setelah menjalani visitasi persiapan dari Direktorat Jenderal Pelayanan Haji Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Peninjauan lapangan tersebut dilakukan untuk memastikannya kesiapan fasilitas terminal, sisi udara (airside), pelayanan jemaah, keamanan, ground handling, katering, hingga sinergi antarpemangku kepentingan.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa infrastruktur dan operasional bandara secara umum telah memenuhi standar pelayanan penerbangan haji. Penilaian ini juga didukung oleh peninjauan langsung dari maskapai Saudia Airlines untuk memastikan keselarasan regulasi dan teknis maskapai.
Direktur PT Surya Dhoho Investama, Maksin Arisandi, menegaskan komitmen pengelola dalam menyempurnakan seluruh catatan teknis hasil visitasi tersebut.
"Masukan dari seluruh stakeholder menjadi dasar bagi kami untuk melakukan penguatan dan penyempurnaan. Jika dipercaya mendukung embarkasi haji, kami siap memberikan dukungan penuh agar pelayanan berjalan aman dan nyaman," ujar Maksin.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Dhoho Kediri menyampaikan bahwa pihak pengelola terus mematangkan penyesuaian teknis operasional sesuai dengan arahan regulator dan kebutuhan maskapai.
Sebagai langkah lanjutan, Rapat Koordinasi Persiapan Embarkasi Haji digelar di Hotel Grand Surya Kediri pada Kamis (20/8). Pertemuan lintas instansi tersebut fokus membahas alokasi slot time, kesiapan transit dan akomodasi jemaah, layanan kesehatan, prosedur Bea Cukai, Imigrasi, dan Karantina (CIQ), serta logistik penerbangan guna menyusun rekomendasi resmi operasional embarkasi.
Editor : Agung K Jatmiko
Artikel Terkait
