KEDIRI, iNewsKediri.id – Tim gabungan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), BPOM, serta Polres Kediri Kota, Jawa Timur menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap parsel Lebaran dan Barang Dalam Kemasan Terbungkus (BDKT) pada Kamis (5/3/2026). Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sejumlah produk yang masa kedaluwarsanya mendekati batas minimal ketentuan parsel.
Kabid Pengembangan Perdagangan Disperdagin Kota Kediri, Rice Oryza Nusivera mengatakan, sidak menyasar dua lokasi ritel besar di Kota Kediri, yakni Toko Laksana Jaya di Jalan Brawijaya dan Golden Swalayan. Petugas melakukan pemeriksaan mendetail terhadap isi parsel, label informasi, hingga suhu mesin pendingin makanan.
"Hasilnya, terdapat parsel yang tidak mencantumkan informasi harga dan rincian isi secara jelas karena label terlalu kecil, di tempat lain kami menemukan produk dengan masa kedaluwarsa yang tinggal tiga bulan lagi (Juni 2026). Sesuai aturan, produk dalam parsel minimal harus memiliki masa kedaluwarsa lima bulan ke depan," jelas Rice Oryza.
Rice menambahkan, petugas gabungan juga menemukan mesin pendingin (freezer) dengan suhu yang tidak optimal serta makanan dengan warna mencolok yang dicurigai mengandung zat berbahaya.
"Tadi juga ada mesin freezer yang suhunya tidak optimal dan juga adanya makanan dengan warna mencolok, yang dicurigai mengandung zat berbahaya," imbuhnya.
Terkait temuan makanan berwarna mencolok, Dinas Kesehatan Kota Kediri akan melakukan uji laboratorium guna memastikan kandungan bahan pewarna yang digunakan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata, menegaskan bahwa kepolisian akan mengambil langkah hukum jika hasil uji laboratorium menunjukkan adanya bahan berbahaya seperti pewarna tekstil.
"Jika terbukti berbahaya, BPOM akan menarik peredaran barang tersebut. Apabila masih nekat diedarkan, kami akan melaksanakan tindakan upaya hukum lebih lanjut," tegas AKP Elyasarif.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk melakukan monitoring harian guna memastikan keamanan pangan bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Editor : Agung K Jatmiko
Artikel Terkait
