Atap Rumah Warga Ambruk Akibat Cuaca Ekstrem dan Kondisi Bangunan yang Lapuk
KEDIRI, iNewsKediri.id - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang mengguyur wilayah Kota Kediri, Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan satu unit rumah warga di RT 06 RW 01, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren mengalami musibah atap ambruk pada Selasa malam.
Lurah Pakunden, Lingga Gunawan mengatakan bahwa insiden tersebut menimpa rumah milik Bapak Sutaji. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena pemilik rumah sedang berada di luar saat kejadian berlangsung.
"Kejadiannya tadi malam. Saat ini kami bersama staf kecamatan, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas sudah berkoordinasi dengan Kalaksa BPBD Kota Kediri, Bapak Joko Ariyanto, untuk melakukan asesmen, tidak hanya itu, kami juga telah melaporkan ke Dinas Perkim," ujar Lingga saat berada di lokasi, Rabu (1/4/2026) pagi.
Berdasarkan tinjauan di lapangan, Lingga menjelaskan bahwa penyebab utama ambruknya atap tersebut akibat rangka kayu penyangga atap diketahui sudah rapuh dimakan usia, selain itu juga akibat genteng yang sudah lama dan porous (berpori) menyerap air hujan secara masif, sehingga menambah beban berat yang tidak mampu lagi ditopang oleh rangka kayu.
Sebagai bentuk respons cepat, pihak Koramil menerjunkan enam personel untuk membantu warga melakukan kerja bakti membersihkan puing-puing bangunan.
"Ada enam personel dari Koramil dibantu warga RW 01 yang bergotong royong pagi ini. Untuk pemilik rumah, Bapak Sutaji, saat ini sudah mengungsi ke rumah saudaranya di Kelurahan Setonopande demi keamanan," tambah Lingga.
Pihak kelurahan mengimbau warga lainnya untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang memiliki bangunan tua, mengingat curah hujan yang masih tinggi di awal bulan April ini.
Editor : Agung K Jatmiko