Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 33 Perangkat Desa Karangrejo Kediri Studi Banding Kampung Wisata Ikan Gajah Wong
Advertisement . Scroll to see content

Viral Perangkat Desa Usung Jenazah ke Pemakaman

Kamis, 22 September 2022 | 12:17 WIB
  • author Kridaning Jatmiko
Viral Perangkat Desa Usung Jenazah ke Pemakaman

KEDIRI, iNewsKediri - Perangkat Desa Kedak Kabupaten Kediri Jawa Timur viral setelah mengusung keranda dan mengantarkan jenazah ke pemakaman.

Pasalnya saat kejadian, di sekitar rumah duka hanya ada ibu-ibu, sedangkan kaum laki-laki sedang bekerja.

Tak pelak aksi mereka menuai banyak pujian dari netizen.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit tersebut memperlihatkan sejumlah perangkat desa sedang mengusung jenazah menuju pemakaman, dengan narasi atau caption tidak ada warga yang turut mengantarkan ke pemakaman, akibatnya video tersebut viral di beberapa media sosial. 

Sunarti Kepala Desa Kedak mengatakan, faktanya awalnya ia dan perangkat desa lainnya sedang bertugas di balai desa.

Saat ada informasi jika Supartono, salah satu warganya,yang meninggal, ia kemudian mengajak beberapa perangkat kerumah duka.

Karena pihak desa sudah mengetahui kondisi keluarga jenazah yang mengalami keterbelakangan mental dan kesulitan ekonomi, sehingga pihaknya melakukan langkah cepat untuk mengurus jenazah hingga ke pemakaman. 

"Kami sedang di kantor desa, lalu mendapat kabat kalau pak Supartono meninggal, karena kami mengetahui persis latar belakang keluarganya, lalu kami segera ke rumah duka dan ;langsung melakukan langkah cepat untuk mengurus jenazah hingga memakamkannya," jelas Sunarti

Sunarti menambahkan, mayoritas di sekitar rumah duka adalah kaum pekerja, sehingga yang ada hanya ibu-ibu.

Ia kemudian berinisiatif mengusung keranda dan mengantarkan jenazah, sedangkan sebagian warga yang laki-laki menggali kubur.

Sementara itu, Kapolsek Semen AKP Siswandi menghimbau kepada seluruh warganya untuk bijak dalam bermedia sosial, jangan sampai postingan yang diunggah menimbulkan pro dan kontra, seperti kejadian meninggalnya almarhum Supartono, karena diunggah di media sosial dengan caption yang tidak sesuai fakta.

Editor: Rohman

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut