KEDIRI, iNewsKediri.id - Trafik penumpang di Bandara Internasional Dhoho Kediri, Jawa Timur mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 55 persen selama periode Angkutan Lebaran 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data prognosa, total pergerakan penumpang pada musim mudik tahun ini diperkirakan mencapai 3.375 orang.
Manager ARFF & Security Angkasa Pura I Bandara Dhoho, Ari Setiyanto, mengungkapkan bahwa tren pertumbuhan ini mulai terlihat sejak pembukaan posko angkutan lebaran pada 13 Maret 2026 lalu.
"Peningkatan ini menjadi sinyal positif terhadap kepercayaan masyarakat. Bandara Internasional Dhoho Kediri kini semakin diminati sebagai alternatif transportasi yang cepat dan nyaman," ujar Ari.
Data operasional mencatat dua titik puncak pergerakan penumpang, Puncak Arus Mudik terjadi pada pada 18 Maret 2026 dengan total 275 penumpang dan untuk Puncak Arus Balik terdeteksi mulai 22 Maret 2026 (H+1 Lebaran) dengan volume mencapai 332 penumpang.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak pengelola bandara telah melakukan penguatan Posko Terpadu, optimalisasi personel, serta koordinasi intensif dengan maskapai dan pemangku kepentingan terkait guna menjaga kelancaran operasional.
Kehadiran Bandara Dhoho dinilai menjadi solusi bagi masyarakat di wilayah Mataraman (Kediri, Nganjuk, dan sekitarnya) saat moda transportasi lain mengalami keterbatasan kapasitas.
Athoillah, salah satu penumpang asal Nganjuk, mengaku terbantu dengan adanya rute penerbangan ini setelah kehabisan tiket kereta api.
"Harga tiket pesawat tidak berselisih jauh dengan pertimbangan waktu tempuh yang jauh lebih cepat. Fasilitas bandaranya juga modern dan luas," kata Athoillah.
Meski layanan dinilai memuaskan, para pengguna jasa berharap adanya penambahan frekuensi jadwal dan rute penerbangan di masa mendatang untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat pada periode peak season seperti Lebaran.
Editor : Agung K Jatmiko
Artikel Terkait
