Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Stok Beras di Kediri Melimpah 78 Ribu Ton, Bulog Jamin Aman Hingga 25 Bulan ke Depan
Advertisement . Scroll to see content

Sinergi Hulu-Hilir BUMN Pangan: Jagung Murah Meluncur, Telur Peternak Dibeli Rp30 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 13:57 WIB
  • author Kridaning Jatmiko
Sinergi Hulu-Hilir BUMN Pangan: Jagung Murah Meluncur, Telur Peternak Dibeli Rp30 Miliar
Simbolis pembelian telur senilai Rp30 miliar

BLITAR, iNewsKediri.id - Perum BULOG dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperkuat sinergi bersama BUMN Pangan untuk menjaga stabilitas sektor peternakan rakyat. Langkah konkrit tersebut diwujudkan melalui peresmian program penyerahan Jagung Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta pembelian telur ayam senilai Rp30 miliar di Desa Slemanan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis (5/11).


Upaya kolaboratif ini dirancang untuk memperkuat ekosistem peternakan ayam petelur skala mikro dari hulu hingga hilir. Melalui intervensi ini, pemerintah menargetkan terciptanya keseimbangan antara penekanan biaya produksi peternak dan kepastian penyerapan hasil panen di pasar.


Dalam acara tersebut, penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis berupa 180 ton jagung SPHP yang didistribusikan kepada 18 perwakilan koperasi peternak mikro. Selain itu, diluncurkan pula komitmen pembelian telur ayam oleh Perum BULOG bersama ID FOOD. Program penyerapan telur senilai Rp30 miliar ini akan direalisasikan secara bertahap bagi para peternak mikro di seluruh Indonesia hingga Desember 2026.


Melalui skema SPHP, BULOG menyalurkan jagung pakan dengan harga terjangkau, yakni Rp5.000 per kilogram di tingkat gudang BULOG sesuai ketentuan yang berlaku. Kebijakan ini diharapkan mampu menekan beban operasional peternak, mengingat pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam industri peternakan ayam petelur. Dengan terpangkasnya struktur biaya pakan, peternak mikro diharapkan dapat menjaga produktivitas dan keberlanjutan usahanya secara optimal.


Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menghadirkan ekosistem usaha pangan yang kokoh guna melindungi peternak rakyat sebagai pilar ketahanan pangan nasional.


"Peternak mikro merupakan bagian penting dari kekuatan pangan nasional. Pemerintah hadir dengan membangun ekosistem peternak dari hulu sampai hilir, melibatkan BUMN Pangan. Melalui sinergi Kementan, Bapanas, BULOG, dan ID FOOD, kita ingin peternak semakin kuat, usahanya berkembang, dan kesejahteraannya meningkat," ujar Amran dalam sambutannya di Blitar.


Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa stabilitas pangan tidak hanya diukur dari ketersediaan stok di pasaran, tetapi juga dari keberlanjutan para produsen di tingkat tapak.


"BULOG memastikan para peternak mikro tidak berjalan sendiri dalam menghadapi tantangan usaha. Melalui program SPHP Jagung, kami ingin membantu peternak mikro mendapatkan bahan baku pakan dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan penyaluran jagung SPHP dan sinergi pembelian telur, kami ingin membantu menjaga keberlanjutan produksi peternak sekaligus memperkuat ketersediaan pangan bagi masyarakat," tegas Ahmad Rizal.

Agenda peresmian ini juga diisi dengan sesi dialog interaktif. Pemerintah memanfaatkan forum tersebut untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan kendala lapangan secara langsung dari perwakilan peternak, baik yang hadir di lokasi maupun melalui sambungan daring dari pelbagai daerah. Sesi ini ditujukan untuk menjamin efektivitas dan ketepatan sasaran dari setiap program intervensi pangan yang dijalankan.


Sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan BUMN turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Ida Bagus Purwalaksana, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo, jajaran Direksi Perum BULOG, serta Pjs. Bupati Blitar.


Ke depan, Perum BULOG berkomitmen melanjutkan pengawasan dan koordinasi lintas instansi agar penyaluran jagung SPHP berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan mampu memberdayakan peternak mikro, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta menciptakan tata niaga pangan yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Editor: Agung K Jatmiko

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut