KEDIRI, iNewsKediri.id - Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0809/Kediri melakukan pengecatan dan pembenahan Masjid Baitul Huda di Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Senin (16/2/2026). Aksi gotong royong ini difokuskan untuk memberikan kenyamanan bagi warga dalam beribadah menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari sasaran pembangunan fisik dan sosial dalam program TMMD ke-127 yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kediri.
Komandan Kompi (Danki) Satgas TMMD ke-127, Lettu Inf Sunarno, menjelaskan bahwa renovasi ringan dan pengecatan rumah ibadah ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap aspek spiritual masyarakat desa.
"Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman. TMMD tidak hanya bicara soal infrastruktur jalan, tetapi juga menyentuh pusat aktivitas sosial dan religi warga," ujar Sunarno di lokasi kegiatan, Senin (16/2).
Ia menambahkan, keterlibatan personel TNI di tengah masyarakat diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan serta mempercepat pengerjaan fasilitas umum desa.
Perubahan wajah Masjid Baitul Huda mendapat respons positif dari pengelola rumah ibadah. Marbot Masjid Baitul Huda menyatakan bahwa bantuan tenaga dari TNI sangat membantu persiapan desa menyambut bulan puasa yang tinggal menghitung hari.
"Masjid sekarang jauh lebih bersih dan rapi. Kami sangat berterima kasih karena jamaah pasti akan lebih khusyuk saat tarawih nanti," ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Gadungan mengapresiasi sinergi antara TNI dan pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran TMMD di wilayahnya memberikan dampak nyata, baik secara fisik maupun dalam menghidupkan kembali semangat gotong royong warga yang mulai memudar.
Program TMMD ke-127 di Desa Gadungan sendiri dijadwalkan berlangsung selama satu bulan penuh. Selain sasaran tempat ibadah, program ini juga mencakup berbagai pembangunan infrastruktur strategis guna meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Editor : Agung K Jatmiko
Artikel Terkait
