Bulog Kediri Buka Kerja Sama Distribusi Pangan bagi Koperasi Desa Merah Putih
KEDIRI, iNewsKediri.id – Perum Bulog Cabang Kediri resmi membuka peluang kerja sama distribusi bahan pokok bagi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Program ini bertujuan untuk memperkuat stabilitas pasokan pangan sekaligus memberikan peluang usaha dengan margin keuntungan yang terukur bagi masyarakat.
Pimpinan Cabang Perum Bulog Kediri, Harisun, menyatakan bahwa proses kemitraan ini dirancang dengan persyaratan yang sederhana. Menurutnya, KDMP dapat langsung melakukan penebusan barang di gudang Bulog segera setelah dokumen legalitas dinyatakan lengkap.
"Yang penting secara legalitas dokumen sudah lengkap, mereka sudah bisa berbelanja," ujar Harisun saat ditemui di Kantor Bulog Kediri, Rabu (11/3).
Harisun merinci bahwa harga komoditas beras di gudang Bulog dibanderol sekitar Rp11.000 per kilogram. Jika mitra memilih layanan pengantaran, terdapat tambahan biaya distribusi sebesar Rp1.200 per kilogram.
Dengan estimasi harga jual di tingkat distributor pada kisaran Rp11.500 hingga Rp12.000 per kilogram, KDMP dipastikan memiliki ruang margin yang jelas. Selain harga yang kompetitif, Bulog juga memberikan fleksibilitas dalam volume pengambilan barang.
"Mitra tidak diwajibkan mengambil dalam jumlah besar sekaligus. Misalnya dalam satu minggu bisa mengambil sampai empat kali, tidak harus langsung lima ton," tambahnya.
Terkait komoditas minyak goreng, Bulog memprioritaskan penyaluran ke pasar yang masuk dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Setelah kebutuhan pasar utama terpenuhi, pasokan baru didistribusikan ke jaringan KDMP dengan kuota saat ini sekitar 50 karton per titik, tergantung ketersediaan stok pusat.
Bulog menegaskan akan melakukan pengawasan ketat untuk memastikan harga di tingkat konsumen tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). Harisun memperingatkan para mitra agar tidak mengalihkan barang ke pihak kedua atau ketiga yang dapat memicu kenaikan harga.
"Jangan sampai barang berpindah ke tangan kedua atau ketiga. Kalau sampai ketahuan, tentu ada sanksinya," tegas Harisun.
Hingga saat ini, puluhan titik KDMP di wilayah Kediri dan sekitarnya telah aktif menjalin kerja sama. Program ini diharapkan menjadi pilar baru dalam menjaga ketersediaan pangan murah bagi masyarakat di tingkat desa.
Editor : Agung K Jatmiko