get app
inews
Aa Text
Read Next : Satgas TMMD ke-127 Kediri Kenalkan Permainan Tradisional ke Siswa SDN 3 Gadungan

Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan, Khofifah Pastikan Stok Pangan Jatim Aman

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:40 WIB
header img
Khofifah memberikan beras kepada Lansia. Foto : iNewsKediri.id/Jatmiko

KEDIRI, iNewsKediri.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memastikan ketersediaan stok bahan pokok (sembako) di wilayahnya dalam kondisi aman saat bulan Ramadan hingga lebaran nanti. Hal tersebut disampaikan saat meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah di Halaman Kantor Kelurahan/Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur guna memantau stabilitas harga dan keterjangkauan logistik masyarakat.

Khofifah menjelaskan bahwa program Pasar Murah ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan pemerintah kabupaten/kota. Komoditas yang disediakan meliputi beras, gula, hingga minyak goreng dengan harga di bawah pasar.

"Tujuannya bukan untuk berkompetisi dengan pasar tradisional, melainkan untuk stabilisasi harga dan pengendalian inflasi. Karena itu, penempatannya difokuskan di pemukiman agar jangkauan ke masyarakat lebih maksimal," ujar Khofifah.

Dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah, Gubernur memaparkan empat elemen krusial yang menjadi fokus utama pemerintah provinsi, yakni Ketersediaan Stok, dengan memastikan pasokan pangan mencukupi kebutuhan warga Jatim, keterjangkauan, yakni dengan menjaga harga agar tetap dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, Kelancaran Distribusi, dengan menjamin rantai pasok dari produsen ke pasar tidak terhambat, serta komunikasi efektif, dengan Mengoptimalkan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) untuk memantau fluktuasi harga secara real-time.

“Empat elemen krusial yang menjadi fokus Pemprov Jatim adalah, keterjangkauan,kelancaran distribusi, komunikasi efektif antar daerah (KAD),” imbuhnya.

Khofifah menekankan pentingnya KAD untuk mendeteksi lonjakan harga komoditas tertentu, seperti cabai atau daging ayam, di suatu wilayah. Dengan pemantauan tersebut, pemerintah dapat segera melakukan langkah substitusi atau distribusi bantuan ke titik yang mengalami kenaikan harga.

“Melalui langkah proaktif ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap Pasar Murah dapat menjadi jaring pengaman ekonomi di tingkat akar rumput sekaligus mempermudah akses logistik warga tanpa harus menempuh jarak jauh,” imbuhnya.

Usai nmembagikan beras SPHP gratis kepada sejumlah Lansia, Khofifah juga mengungkapkan bahwa menjelang Lebaran ini, Pemprov Jatim bersama Bank Indonesia juga meluncurkan mobil EPIK (Etalase Pengendalian Inflasi Kabupaten Kota), dimana mobil tersebut membawa beras, minyakita, gula dan berkeliling keseluruh kabupaten kota.

“Jadi bersama-sama antara progran di kabupaten kotada program di Pemprov kita mencoba memaksimalkan jangkauan pemenuha kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.  

Editor : Agung K Jatmiko

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut