KEDIRI, iNewsKediri.id - Cabang olahraga Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kabupaten Kediri, Jawa Timur mulai melakukan pemusatan latihan (training center/TC) sebagai persiapan jangka panjang menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X tahun 2027 yang akan digelar di Surabaya.
Pelatih Kodrat Kabupaten Kediri, Suhardi, mengatakan TC ini merupakan agenda rutin yang difokuskan pada pembinaan dan regenerasi atlet sejak dini.
“Ini kegiatan rutin. Kami memang harus mempersiapkan lebih awal karena target utama kami adalah Porprov ke-10 tahun 2027. Persiapan dini jauh lebih baik,” ujar Suhardi, saat ditemui di sela latihan.
Menurutnya, saat ini Kodrat Kediri tengah menyiapkan lapisan atlet baru untuk menggantikan sejumlah atlet senior yang sudah tidak memenuhi batas usia. Regenerasi dilakukan dengan mengombinasikan atlet lama yang berpengalaman dengan atlet promosi yang memiliki prestasi di tingkat daerah.
“Jumlah atlet yang ikut TC sekitar 30 orang. Nantinya akan kami seleksi berdasarkan ranking, baik atlet peraih medali sebelumnya maupun atlet baru yang berprestasi di Kejurda dan Kejurprov,” jelasnya.
Suhardi menegaskan, Kodrat Kabupaten Kediri menargetkan prestasi maksimal pada Porprov 2027. Dari total 21 kelas yang akan dipertandingkan, seluruhnya ditargetkan bisa diikuti.
“Target kami jelas, juara umum satu di Porprov 2027. Makanya persiapan harus dilakukan sejak sekarang,” tegasnya.
Sebelum Porprov, Kodrat Kediri juga akan mengikuti sejumlah kejuaraan sebagai ajang pematangan atlet. Di antaranya Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pelajar yang direncanakan digelar di Jombang, serta Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Surabaya dengan jarak waktu sekitar satu bulan.
“Kejurda Pelajar kami fokuskan untuk pembinaan jangka panjang, sedangkan Kejurprov untuk target jangka pendek sekaligus seleksi menuju Porprov,” tambah Suhardi.
Meski menargetkan prestasi tinggi, Suhardi menekankan pentingnya disiplin dan meminimalkan pelanggaran saat pertandingan.
“Saya pribadi tidak mematok harus juara. Yang paling penting atlet tidak kalah karena pelanggaran atau diskualifikasi. Itu sangat disayangkan setelah latihan keras,” ujarnya.
Untuk TC saat ini, fokus latihan masih pada pemantauan kondisi fisik dan teknik dasar atlet. Peningkatan fisik akan dimaksimalkan menjelang pertandingan dan dipadukan dengan penguatan teknik.
Sementara itu, atlet Kodrat Kabupaten Kediri, Sigit Cahyono, mengatakan dirinya terus menjaga kondisi dan meningkatkan stamina di tengah cuaca yang tidak menentu.
“Latihan fisik dan kekuatan terus ditingkatkan. Menjelang pertandingan nanti kami akan lebih fokus ke teknik agar performa maksimal,” kata Sigit.
Sigit juga mengungkapkan capaian prestasinya pada Porprov sebelumnya di Malang. Ia berhasil meraih juara satu kategori Getar Putra, serta juara tiga di kategori Garang Putra dan Campuran.
“Alhamdulillah semua kategori dapat medali. Saya sudah empat kali ikut Porprov, mulai 2019 di Lamongan, lalu Jember, Sidoarjo, dan terakhir Malang,” pungkasnya.
Editor : Agung K Jatmiko
Artikel Terkait
