KEDIRI, iNewsKediri.id - Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, pada Rabu (4/3/2026) sore. Meski tidak memakan korban jiwa, fenomena alam ini menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan dan memaksa sejumlah keluarga mengungsi.
Arif, anggota FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama kurang lebih 30 menit. Berdasarkan data lapangan, dampak kerusakan paling parah dilaporkan terjadi di dua titik utama di Desa Damarwulan.
“Di RT 019 Dusun Suwaru, tercatat sedikitnya 17 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap, dan di RT 006 terdapat 4 rumah yang mengalami kerusakan. Rata-rata tingkat kerusakan dikategorikan ringan, yakni pada struktur atap yang tersapu angin,” jelas Arif.
Hingga Rabu malam pukul 20.00 WIB, upaya penanganan pembersihan pohon tumbang dan perbaikan rumah belum dapat dilakukan secara maksimal. Kondisi cuaca yang masih diguyur hujan serta padamnya aliran listrik di lokasi kejadian menjadi kendala utama petugas di lapangan.
"Karena situasi masih hujan dan mati listrik, detail kerusakan belum bisa dipastikan sepenuhnya. Warga yang atap rumahnya rusak saat ini sudah mengungsi ke rumah kerabat terdekat," imbuhnya.
Pihak kepolisian (Polsek Kepung), TNI (Koramil Kepung), bersama perangkat desa dan tim FKDM telah bersiaga di lokasi untuk memantau situasi Kamtibmas. Rencananya, asesmen mendalam dan kerja bakti massal akan digelar besok pagi, Kamis (5/3), melibatkan BPBD Kabupaten Kediri dan relawan.
Mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah Kediri, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana serupa. Peran aktif Tim Siaga Bencana Desa (TSBD) dan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) diharapkan dapat diperkuat untuk meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa di masa mendatang.
Editor : Agung K Jatmiko
Artikel Terkait
