get app
inews
Aa Text
Read Next : Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Kediri Ludes Terbakar Saat Pemilik Tidur Terlelap

Pasar Kerja Dalam Negeri Tertekan, Peluang Kerja Luar Negeri Harus Dimaksimalkan

Selasa, 21 Juli 2026 | 11:45 WIB
header img
Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsKediri.id — Pasar tenaga kerja dalam negeri sedang berada dalam kondisi mengkhawatirkan. Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terus mengintai pekerja seiring melambatnya manufaktur nasional, lesunya investasi, dan dampak ancaman iklim. Jika tidak segera diantisipasi, himpitan ekonomi ini berpotensi memicu gejolak sosial bagi generasi muda.

Anggota Komisi IX DPR RI, Pulung Agustanto, mengingatkan pemerintah agar tidak bersikap defensif di tengah menyempitnya lapangan kerja domestik. Menurutnya, ada peluang besar di luar negeri yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Di saat anak muda kita frustrasi mencari kerja, negara-negara maju seperti Jepang, Jerman, hingga Korea Selatan justru krisis tenaga kerja akibat penuaan populasi. Ini peluang emas yang harus ditangkap," ujar Pulung.

Ia mengkritik kebijakan ketenagakerjaan nasional yang dinilai masih berfokus pada pasar domestik. Pulung mendorong pemerintah melakukan reposisi radikal dengan menjadikan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) terampil sebagai pilar utama penyelamat ekonomi.

Meski Kementerian Ketenagakerjaan dan BP2MI mulai memperluas diplomasi ke Asia Timur, Eropa Barat, dan Timur Tengah, Pulung menekankan pentingnya pembenahan tata kelola penempatan pekerja migran dari hulu ke hilir.

Ia mendesak pemerintah memberantas praktik calo, memperkuat kerja sama Government-to-Government (G-to-G), serta mewajibkan Pemerintah Daerah menyediakan pelatihan kerja dan bahasa gratis sesuai amanat UU No. 18 Tahun 2017. Negara tidak boleh hanya mengeruk devisa remitansi tanpa menjamin keselamatan, perlindungan hukum, dan kesejahteraan para pekerja migran.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut