get app
inews
Aa Text
Read Next : Prabowo Tutup Munas-Konbes NU: Beberkan Kerugian Negara Rp15 Ribu Triliun Akibat Kebocoran Anggaran

Bandara Dhoho Kediri Bersiap Layani Penerbangan Langsung ke Arab Saudi, Kemenhub Saudi Segera Tinjau

Kamis, 16 Juli 2026 | 21:04 WIB
header img
Pertemuan antara Gubernur Jatim dan Menteri Perhubungan. Foto : iNewsKediri.id/Ist

SURABAYA, iNewsKediri.id — Bandara Dhoho Kediri bersiap memperluas jangkauan rutenya secara internasional. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI mengungkapkan bahwa Pemerintah Arab Saudi memberikan respons positif terhadap rencana pembukaan rute penerbangan langsung (direct flight) dari bandara di selatan Jawa Timur tersebut menuju Jeddah dan Madinah.


​Kepastian ini mengemuka setelah Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, melakukan pertemuan bilateral dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.


​Menhub Dudy Purwagandhi menyatakan, pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Transportasi Arab Saudi guna membahas optimalisasi Bandara Dhoho Kediri untuk melayani jemaah umrah dan haji.


​"Dalam waktu dekat mereka (Pemerintah Arab Saudi) akan mengirimkan tim untuk menjajaki pemanfaatan Bandara Dhoho sebagai bandara yang melayani penerbangan langsung dari Jawa Timur ke Saudi Arabia," ujar Dudy usai pertemuan tersebut.


Langkah akselerasi ini disambut baik oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ia menegaskan, optimalisasi Bandara Dhoho Kediri sangat krusial untuk meningkatkan konektivitas di wilayah selatan Jawa Timur sekaligus memotong jalur transportasi bagi jemaah yang selama ini harus bertolak melalui Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo.


​Khofifah berharap pembukaan rute langsung ke Arab Saudi dari Kediri dapat segera terealisasi demi memberikan kemudahan dan efisiensi waktu bagi masyarakat Jawa Timur bagian selatan.


​"Kami berharap pengembangan bandara tersebut dapat membuka peluang layanan penerbangan langsung menuju Arab Saudi, sehingga memberikan kemudahan bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya bagian selatan, yang akan melaksanakan ibadah umrah maupun haji," kata Khofifah.


​Selain fokus pada optimalisasi Bandara Dhoho Kediri, pertemuan strategis tersebut juga membahas sejumlah isu transportasi mendesak lainnya di Jawa Timur, seperti:
​Antisipasi kepadatan arus penyeberangan Ketapang–Gilimanuk.
​Proyek kereta komuter Surabaya Regional Railway Line (SRRL) yang kini telah memasuki tahap penyusunan Detailed Engineering Design (DED) sejak Januari 2026.


​Menhub Dudy menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama agar infrastruktur vital seperti Bandara Dhoho Kediri dapat berfungsi maksimal guna mendongkrak perekonomian regional.


​"Sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar berbagai proyek strategis transportasi dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur," pungkas Menhub.

Editor : Agung K Jatmiko

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut