Peringati Hari Kesehatan Dunia, PPLH Bali Sosialisasi Kantin Berkelanjutan di Denpasar
DENPASAR, iNewsKediri.id - Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali menggelar sosialisasi "Kantin Sekolah Sehat 2026" di SD Negeri 3 Kesiman, Denpasar Timur. Kegiatan yang mengusung tema Membangun Kantin Sekolah Sehat & Berkelanjutan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia 2026.
Direktur Eksekutif PPLH Bali, Catur Yuda Hariyani, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan peran seluruh warga sekolah dalam pemenuhan gizi seimbang serta pola hidup sehat.
"Langkah ini penting untuk pemenuhan gizi seimbang, pencegahan obesitas, serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat dengan mengurangi konsumsi makanan cepat saji," ujar Catur dalam keterangan resminya.
Acara yang diikuti oleh 28 peserta dari unsur kepala sekolah, komite, guru, hingga petugas kantin ini mencakup pemaparan mengenai kebijakan Food Smart City, standar operasional prosedur (SOP) mutu pangan, hingga kelayakan sarana prasarana sanitasi kantin.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta dibagi menjadi empat kelompok untuk melakukan identifikasi masalah menggunakan metode Compass of Sustainability. Melalui metode ini, sekolah menganalisis kendala dan potensi pengembangan kantin berdasarkan empat pilar utama: lingkungan, SDM, sosial, dan kesejahteraan (well-being).
Hasil identifikasi menunjukkan bahwa masih diperlukan peningkatan signifikan agar pengelolaan kantin sekolah dapat berjalan efektif dan efisien sesuai kebutuhan peserta didik.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Sekolah SDN 3 Kesiman, Desak Nyoman Sari, S.Pd.SD., menyatakan dukungannya terhadap program ini demi kemajuan kualitas layanan kesehatan di sekolah.
"Sosialisasi ini sangat positif bagi kemajuan sekolah kami. Kami berharap ke depannya pemahaman warga sekolah semakin meningkat sehingga implementasi kantin sehat ini sejalan dengan harapan pemerintah," kata Desak.
Program ini juga disebut selaras dengan tema Hari Kesehatan Dunia 2026, Together for Health, Stand with Science, yang menekankan kolaborasi berbasis ilmu pengetahuan untuk melindungi kesehatan manusia dan lingkungan.
Editor : Agung K Jatmiko