Gusdurian Mojokutho Pare Gelar Silaturahmi dan Santunan Bersama Nyai Hj. Shinta Nuriyah Wahid
KEDIRI, iNewsKediri.id - Komunitas Gusdurian Mojokutho Pare menyelenggarakan agenda silaturahmi serta santunan bagi lansia dan anak-anak berkebutuhan khusus (Anak Hebat & Istimewa) pada Minggu (1/3/2026). Acara yang bertempat di Rumah Bersama Kemanusiaan, Jalan Pangrango, Desa Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur ini dihadiri langsung oleh Ibu Nyai Hj. Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid.
Rumah Bersama Kemanusiaan ini menjadi tempat bernaung bagi sekitar 50 lansia dengan berbagai latar belakang dan berasal dari berbagai daerah, tidak hanya dari Kediri, tetapi ada pula yang datang dari Kalimantan, Jambi, hingga Surabaya.
"Rata-rata lansia di sini ada yang telantar, ada yang ditinggalkan keluarganya, memang ada juga yang pernah dititipkan," ujar perwakilan Gusdurian Mojokutho dalam video wawancara tersebut. Selain lansia umum, terdapat 15 lansia dengan kebutuhan khusus yang menderita berbagai penyakit seperti diabetes, stroke, hingga demensia.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 12.00 WIB tersebut ditujukan sebagai bentuk apresiasi bagi para donatur dan relawan yang selama ini mendukung operasional Rumah Bersama Kemanusiaan. Meskipun belum memiliki donatur tetap, operasional rumah ini terus berjalan berkat dukungan jaringan "Orang-orang Baik", mulai dari individu, instansi pemerintah di Kabupaten Kediri, pihak Polres, TNI, hingga rumah sakit setempat.
Ketua Panitia, Anugrah Yunianto, menjelaskan bahwa agenda utama kegiatan ini adalah penyerahan santunan kepada para lansia dan anak-anak binaan Gusdurian. Berdasarkan jadwal, rangkaian acara dibuka dengan penampilan seni dari para lansia binaan, diikuti dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta doa bersama lintas iman.
"Kegiatan ini merupakan sarana menyambung tali kasih dan mempererat kepedulian sosial kita kepada sesama, khususnya para lansia dan anak-anak istimewa," Jelas Antok Beler sapaan akrab Anugrah Yunianto.
Sementara itu, dalam kunjungannya, Nyai Hj. Sinta Nuriyah Wahid menyempatkan diri menyapa para penghuni serta memberikan dukungan moral kepada pengurus dan relawan. Beliau berpesan agar para pengelola terus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelayanan.
Menurutnya, keberadaan Rumah Bersama Kemanusiaan seperti milik Gusdurian Mojokutho memiliki peran krusial dalam menghadirkan ruang kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Editor : Agung K Jatmiko