Gempa Pacitan Dirasakan Warga Kediri, BPBD Imbau Warga Tidak Panik, Ikuti Info Resmi dari BMKG
KEDIRI, iNewsKediri.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang terjadi di 90 kilometer Tenggara Pacitan Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari juga dirasakan oleh warga Kabupaten Kediri. Getaran gempa dirasakan luas di sedikitnya 25 kota dan kabupaten, termasuk Kabupaten Kediri, saat sebagian besar warga masih tertidur lelap.
Sejumlah warga dilaporkan keluar rumah untuk menyelamatkan diri, dan hingga berita ini diturunkan belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa di Kabupaten Kediri.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Kediri, Stefanus Djoko Sukrisno membenarkan gempa tersebut dirasakan di wilayah Kabupaten Kediri, kendati demikian hingga kini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa.
“Belum ada laporan rumah maupun korban jiwa,” katanya singkat.
Hingga pukul 09:17 WIB gempa masih terjadi dengan magnitudo 2,2 oleh karenanya Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan pascagempa.
“Gempa memang dirasakan warga Kabupaten Kediri. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, serta memastikan kondisi lingkungan dan bangunan tempat tinggal masing-masing,” ujar Stefanus Djoko Sukrisno
BPBD Kabupaten Kediri juga meminta warga untuk menjauhi bangunan yang mengalami retakan, memastikan jalur evakuasi aman, serta tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya.
Masyarakat diminta untuk selalu mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG dan BPBD.
“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Tetap waspada dan jangan mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya,” pungkas Djoko.
Seperti diketahui, gempa bumi terjadi di Pacitan Jawa Timur pada pukul 01.06 WIB dimana pusat gempa terletak di laut 90 Km Tenggara Pacitan, dengan koordinat lokasi 8,99 LS – 111,18 BT. BMKG juga mengimbau masyarakat agar waspada terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.
Editor : Agung K Jatmiko