KEDIRI, iNewsKediri.id - Upaya pencarian Moh. Sofyan Hasnawi (5), balita asal Desa Maesan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur berakhir duka. Setelah dinyatakan hilang selama tiga hari, korban ditemukan dalam kondisi tewas di kolam bekas galian pasir yang tertutup eceng gondok, Sabtu (28/2/2026) pagi.
Kapolsek Mojo, Iptu Mahmud Satriawan mengatakan bahwa, penemuan ini merupakan hasil penyisiran intensif yang melibatkan pihak kepolisian, perangkat desa, serta warga setempat sejak Kamis lalu. Titik terang muncul sekitar pukul 08.37 WIB saat warga sedang membersihkan area kolam dan menebang pohon pisang yang roboh di sekitarnya. Jasad balita yang dikenal memiliki ciri fisik hiperaktif tersebut ditemukan mengapung di bawah tumpukan eceng gondok, sekitar 5 meter dari tepi kolam.
"Kami bersama warga telah berupaya selama hampir tiga hari melakukan pencarian. Alhamdulillah, hari ini sudah ditemukan di kolam yang ada eceng gondoknya, dengan kondisi tengkurap," ujar Iptu Mahmud.
Bidan Desa Maesan, Siti Mizatin, turut memberikan pendampingan medis saat proses evakuasi. Berdasarkan pemeriksaan luar, pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kematian diduga kuat murni akibat kecelakaan.
"Tidak ada bekas luka atau tanda kekerasan. Dugaan awal korban terpeleset dan tenggelam di kolam tersebut, lokasi penemuan jasad diketahui berjarak sekitar 500 hingga 600 meter dari rumah duka dengan kondisi medan yang menurun," imbuh Kapolsek.
Pihak kepolisian langsung menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga, Bapak Nasori, untuk segera dimakamkan. Suasana haru menyelimuti keberangkatan jenazah dari rumah duka pada pukul 10.22 WIB menuju TPU Boto Putih, Dusun Pelem, Desa Maesan.
Atas kejadian ini, pihak desa dan kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan memperketat pengawasan terhadap anak-anak, terutama di sekitar area kolam bekas galian yang membahayakan.
Editor : Agung K Jatmiko
Artikel Terkait
